Sistem database berikut yang akan dipelajari adalah Microsoft SQL Server 2012 yang nanti akan diinstal dan dikonfigurasi Pada mesin server berbasis Windows Server (gunakan komputer Yang telah diinstal Windows Server sebelumnya). MSSQL Server 2012 adalah salah satu jenis aplikasi RDBMS keluaran Microsoft dengan standar query berupa transact-SQL yang telah lama digunakan sebagai standardisasi bahasa sq! oleh Microsoft dan sybase.
Database ini dapat digunakan untuk sistem data berskala kecil, menengah, hingga taraf besar. MSSQL Server dapat diremote melalui jaringan dengan aplikasi tertentu menggunakan protokol TDS (Tabular Data Stream). MSSQL Server sering digunakan oleh aplikasi yang dibuat berbasis desktop seperti Visual Basic, Delphi, Java, dan lainnya menggunakan driver ODBC (Open Database Connectiviy), Ole DB, dan JDBC untuk program Java.
Untuk dapat melakukan praktik instalasi dan konfigurasi sistem MSSQL Server 2012, ikuti petunjuk berikut.
1. Perhatikan kembali skema jaringan yang dijelaskan pada Gambar 8.3 Skema Jaringan Database Server.
2. Pastikan komputer server telah terinstal Windows Server 2012 dan terhubung dengan baik pada sistem jaringan.
3. Anggap saja belum mempunyai source aplikasi MSSQL Server 2012, maka harus mengundubh terlebih dahulu file Microsoft SQL Server 2012 Expres Edition pada alamat URL https://www.microsoft.com/en-us/download/details.aspx?id=29062.
4. Undubh file SQLWXPR_x64_ENU.exe dan SQLManagementStudio_x64_ENU.exe.
![]() |
| Gambar 8.23 Download file MSSQL Server 2012. |
5. Dobel klik file SQLEXPR_x64_ENU.exe dan biarkan proses ekstrak file tersebut sampai selesai.
6. Muncul form setup Window MSSQL Server 2012 Installation Center, pilih New SQL Server stand-alone installation or add feature to an existing installation.
![]() |
| Gambar 8.24 Pilih New SQL Server. |
7. Saat muncul hasil proses pemeriksaan update software SQL Server 2012 Setup, abaikan saja, klik Next.
![]() |
| Gambar 8.25 Kotak dialog SQL Server 2012 Setup. |
8. Selanjutnya, muncul dialog form License Term, aktifkan kedua opsi persetujuan lisensi agar dapat melanjutkan proses instalasi, kemudian klik Next.
![]() |
| Gambar 8.26 Kotak dialog persetujuan lisensi. |
9. Biarkan secara default opsi daftar fitur yang akan disertakan pada MSSQL Server 2012, klik Next.
![]() |
| Gambar 8.27 Fitur Pilihan. |
10. Klik radio button pada Named instance. Selanjutnya, berikan nama Instance ID. Sebagai contoh SQLEXPRESS, klik Next.
![]() |
| Gambar 8.28 Kotak dialog Instance Configuration. |
11. Pada kotak dialog Server Configuration, Anda dapat menentukan account dan password serta lokasi penyimpanan konfigurasi tersebut. Biarkan pada pilihan default, kemudian klik Next.
![]() |
| Gambar 8.29 Kotak dialog Server Configuration. |
12. Pada pengaturan Database Engine Configuration, pilin Mixed Mode SQL Server authentication and Windows Authentication. Setelah itu, tentukan password administrator dari SQL Server. Pilih Next.
![]() |
| Gambar 8.30 Kotak dialog Database Engine Configuration. |
13. Abaikan saja informasi pada kotak dialog Error Reporting, kemudian klik Next.
![]() |
| Gambar 8.31 Kotak dialog Error Reporting. |
14. Biarkan proses instalasi berjalan sampai selesai dan muncul pemberitahuan bahwa setup telah lengkap. Klik Close untuk mengakhiri proses setup MSSQL Server 2012.
![]() |
| Gambar 8.32 Proses instalasi MSSQL Server 2012 selesai. |
15. Buka kembali folder tempat menyimpan file Instalasi SQL Server Management Studio yang telah diunduh sebelumnya. Dobel klik SQLManagementStudio_x64_ENU.exe.
46. Pada jendela konfigurasi SQL Server 2012 Installation Center, pilih New SQL Server stand-alone installation or add feature to an existing installation.
![]() |
| Gambar 8.33 Pilih New SQL Server stand-alone installation or add feature to an existing installation. |
17. Klik Next pada kotak dialog Product Updates Setup.
![]() |
| Gambar 8.34 Kotak dialog Product Updates. |
18. Pilih opsi Perform a new installation of SQL Server 2012, kemudian klik Next.
![]() |
| Gambar 8.35 Pilih tipe instalasi produk. |
19. Aktifkan opsi persetujuan lisensi dalam instalasi software, klik Next untuk melanjutkan proses.
![]() |
| Gambar 8.36 Kotak dialog License Terms. |
20. Biarkan posisi penentuan Feature Selection pada pilihan secara default, kemudian klik Next.
![]() |
| Gambar 8.37 Kotak dialog Feature Selection. |
21. Pada jendela dialog Error Reporting, langsung klik Next untuk meneruskan proses instalasi.
22. Muncul progress bar yang menunjukkan persentase instalasi aplikasi ke dalam sistem. Tunggu hingga proses tersebut selesai. Dengan demikian, proses instalasi aplikasi MSSQL Server 2012 telah selesai. Klik Close.
![]() |
| Gambar 8.38 Setup selesai. |
23. Untuk menjalankan fitur MSSQL Server 2012, tekan tombol Windows + R, kemudian ketikkan perintah ‘ssms’ lalu tekan Enter.
![]() |
| Gambar 8.39 Menjalankan MSSQL Server melalui run dialog. |
24. Sistem Windows akan me-load aplikasi MSSQL Server Management Studio. Tunggu hingga muncul jendela konfigurasi untuk terhubung dengan server.
25. Pada parameter Server Name, isikan dengan letak server yang berada pada “WIN2012\SQLEXPRESS” kemudian parameter Authentication diatur pada opsi SQL Server Authentication. Masukkan user log in ‘sa’ dan jangan lupa ketikkan password yang telah diatur pada saat melakukan setup MSSQL Server 2012.
![]() |
| Gambar 8.40 Kotak dialog Connect to Server. |
26. Jika sukses, akan tampil halaman Microsoft SQL Server Management Studio seperti gambar berikut.
![]() |
| Gambar 8.41 Microsoft SQL Server Management Studio. |


















No comments:
Post a Comment