virtutorials.blogspot.com is a blog that contains guides and tutorials about network systems and infrastructure for students written in Indonesian

Saturday, March 6, 2021

Setup MySQL

Pada modul ini akan dijelaskan cara melakukan instalasi DBMS MySQL Server pada komputer baik berbasis Linux. Untuk melakukan proses instalasi, perlu disiapkan beberapa hal sebagai berikut.

1. Buatlah kelompok maksimal lima siswa.

2. 1 set komputer yang siap dijadikan komputer server dan pastikan sudah terinstal Operating System Linux Debian 9.4.

3. Pastikan server sudah terkoneksi dengan jaringan.

4. Skema ketentuan jaringan dapat dilihat pada gambar berikut.

Gambar 8.3 Skema jaringan database server.


Ketentuan server dan klien dalam jaringan adalah sebagai berikut.

a. Linux Database Server

○ IP address : 192.168.56.20/24

○ Hostname : Linux-Server

○ OS : Debian 9.4


b. Windows Database Server

○ IP server : 192.168.56.10/24

○ Hostname : Win2012

○ OS : Windows Server 2012


c. Komputer Klien

 OS : Windows 8

 IP server : 192.168.56.1/24


Setelah memahami konsep skema jaringan tersebut, ikuti Petunjuk cara instalasi dan setup MySQL Server berikut.

1. Pastikan server telah terinstal OS Debian 9.4 dan terkoneksi dengan jaringan.

2. Lakukan konfigurasi IP address server sesuai ketentuan atau Anda dapat melanjutkan konfigurasi server sebelumnya, ; karena masih memiliki konfigurasi IP address yang sama (lihat Proyek sebelumnya).


3. Mungkin perlakuan bagi Debian versi 9.4 ini agak berbeda dengan versi sebelumnya, di mana secara default jika Anda menginstal server MySQL, akan berubah secara otomatis menjadi MariaDB versi 10 yang memiliki kapasitas lebih besar dengan tingkat keamanan lebih baik. Masukkan DVD kesatu OS Debian 9.4 mount ke dalam sistem. Selanjutnya, instal aplikasi server MySQL.

root@Linux-Server:~#apt-get install mysql-server
Gambar 8.4 Instal MySQL Server.

4. Secara default, password user root server MySQL memiliki kesamaan dengan password yang digunakan user root dalam sistem.
5. Untuk mengakses konsol MySQL melalui terminal shell Debian, dapat menggunakan perintah berikut:

root@Linux-Server:~#mysq] -u root -p
Gambar 8.5 Log in MySQL Server.

6. Ketikkan password dari user root untuk dapat memasuki terminal server MySQL pada mesin lokal server database.
7. Agar sistem MariaDB lebih aman, Anda perlu menambahkan fitur mysql_secure_instalation.

root@Linux-Server:~#mysql_secure_instalation

8. Masukkan password root sistem Server MySQL, kemudian tekan Enter.
Gambar 8.6 Memasukkan password root MySQL.

9, Selanjutnya, muncul beberapa pertanyaan terkait dengan
kebijaksanaan security yang akan diterapkan pada database
server seperti berikut.
* Change the root password untuk mengubah password user root mysql.
* Remove anonymous user untuk menghapus user anonymous yang memungkinkan user asing dapat melakukan remote atau log in ke sistem database.
* Disallows root login remotely dapat menentukan kebijakan apakah mengizinkan /og in root secara remote atau tidak.
* Remove test database and access to it untuk mengatur sistem agar menghapus database test dan mengatur hak akses ke dalam sistem database tersebut.
* Reload Priviliges table now untuk me-reload hak akses setiap user yang tersimpan dalam tabel database.
Gambar 8.7 Pengaturan MySQL Installation Security.

10. Kebiasaan para programmer dan network administrator ketika melakukan manajemen database, jarang bersinggungan dengan terminal console database yang berwarna hitam dan menggunakan perintah berbasis tunggal yang terkenal cukup merepotkan. Oleh karena itu, Anda dapat memanfaatkan fitur manajemen database MySQL berbasis web menggunakan phpmyadmin. Untuk meng-instal-nya, gunakan perintah berikut.

root@Linux-Server:~#apt-get install phpmyadmin

11. Pilih <Yes> ketika muncul opsi apakah akan mengonfigurasi database phpMyAdmin dengan dbconfig-common.
Gambar 8.8 Kotak dialog Configuring Phpmyadmin.

12. Password user phpMyAdmin untuk dapat /og in ke dalam MySQL Server.
Gambar 8.9 Memasukkan password Phpmyadmin.

13. Aktifkan pilihan web server pada opsi apache2 untuk menjalankan phpMyAdmin.
Gambar 8.10 Pilih apache2.

14. Untuk menguji bahwa konfigurasi phpMyAdmin telah berhasil, pada komputer klien pastikan telah terkoneksi dengan baik pada server MySQL yang berada di IP address 192.168.56.20. Jalankan aplikasi web browser, kemudian masukkan alamat URL http://192.168.56.20/ phpmyadmin pada address bar. Selanjutnya, log in dengan user phpMyAdmin dan password yang telah ditentukan sebelumnya.
Gambar 8.11 Halaman log in phpMyAdmin.

15. Jika proses autentifikasi halaman /og in phpMyAdmin berhasil, Anda akan di-redirect-kan pada halaman manajemen database seperti pada tampilan berikut.
Gambar 8.12 Halaman phpMyAdmin.


No comments:

Post a Comment