virtutorials.blogspot.com is a blog that contains guides and tutorials about network systems and infrastructure for students written in Indonesian

Friday, April 2, 2021

Teknologi Mail Server

Bagi setiap orang, e-mail sudah bukan merupakan hal baru karena setiap mereka berinteraksi dengan internet pasti selalu berhubungan dengan validasi dan konfirmasi melalui e-mail. Sebagai contoh ketika membeli perangkat smartphone baru, kemudian Anda meregistrasi akun Google, syncronize, dan beberapa aplikasi lainnya termasuk bagian dari sebagai salah satu syarat mutlak untuk mengoperasikannya. E-mail dapat dibuat baik secara gratis maupun berbayar dengan tawaran berbagai fitur layanan, seperti Yahoo, Gmail, atau yang lainnya.

Bagaimana cara mengoperasikan e-mail? Seperti yang telah dipelajari pada saat duduk di bangku kelas X pada materi Simulasi dan Komunikasi Digital, mulai dari cara mendaftar hingga memanfaatkannya dalam berbagai bidang seperti berbagi data, chatting, berkirim surat, dan lainnya. Tentu saja, layanan e-mail tersebut akan ditangani secara terpusat melalui sebuah server yang disebut dengan mail server. Mail ditulis melalui perangkat lunak seperti web browser, Outlook, atau yang lainnya. Seperti halnya berkirim surat, maka e-mail memerlukan alamat tujuan dan alamat pengirim. Selanjutnya, mail dikirim melalui Media jaringan menggunakan protokol TCP (Transmission Control P rotocol) yang berbasis data oriented di mana paket data yang dikirimkan dipastikan sampai dengan utuh kepada penerima.

Proses pengiriman e-mail dari klien ke server atau sebaliknya dilayani melalui port 25 dan 110. Apa itu port? bisa dikatakan sebagai pintu layanan sebagai jalur keluar masuk setiap transmisi data pada sebuah service yang sedang dijalankan, biasanya diberikan identifikasi berupa penomoran dari 0 - 65535. Melalui port inilah, sesi koneksi dan komunikasi dapat terjalin dengan baik. Bagaimana proses e-mail tersebut dikirim dari aplikasi klien hingga sampal tujuan?
Gambar 9.1 Prinsip kerja e-mail.

Penjelasan dari tiap bagian dari gambar tersebut adalah sebagai berikut.

1. MUA (Mail User Agent) adalah perangkat lunak yang bertugas melayani setiap instruksi dari klien untuk membuka atau mengirimkan e-mail. Sebagai contoh Microsoft Outlook, web browser, zimbra, dan lainnya.

2. MTA (Mail Transfer Agent) berperan untuk mentransfer e-mail dari mail server menuju server penerima sebelum dibagikan ke alamat e-mail tujuan. Contohnya postfix dan sendmail.

3. MDA (Mail Delivery Agent) bertugas mengecek alamat tujuan e-mail yang tersimpan dalam MTA untuk diteruskan pada penerima.

Pada saat pengguna mengirim e-mail beserta lampirannya melalui MUA seperti Microsoft Outlook, maka akan diteruskan ke server utama. Dalam server tersebut, e-mail akan disimpan, kemudian di-relay-kan menuju server tujuan. Di sini peran MTA dalam memastikan e-mail dapat terkirim dengan baik. Setelah server tujuan menerima dan dikelola, akan segera didistribusikan menuju akun e-mail tujuan dalam server. Setelah itu, komputer klien penerima akan dapat membuka dan mengunduh e-mail dengan mengakses server penerima. Untuk_memastikan bahwa_e-mail dapat_terkirim dengan_baik, maka_harus memenuhi beberapa_persyaratan sebagai_berikut.

1. IP address pengirim harus tervalidasi oleh penerima.

2. Port layanan yang digunakan dalam pengiriman e-mail harus aktif.

3. Kesesuaian relay mail yang digunakan dengan akun e-mail yang dikirimkan (dapat dilihat dalam header).

4. Format akun e-mail terdiri atas tiga bagian, yaitu ‘akun’ + @ + ‘domain’ sebagai contoh smkbisa@yahoo.com yang berarti bahwa akun smkbisa terdaftar sebagai akun e-mail pada server berdomain yahoo.com.

Di sisi layanan server, protokol yang harus diaktifkan adalah SMTP atau Simple Mail Transfer Protocol sebagai protokol pada layer presentasi OSI sebagai standar pengiriman e-mail pada port 25. Untuk beberapa kasus, Anda dapat mengadopsi sistem koneksi SMTPS yang melibatkan mode SSL dengan port default 465 dengan tujuan mengamankan proses transmisi dalam bentuk enkripsi. Sistem SMTP mengizinkan klien untuk mengakses dan membaca e-mail dengan sistem remote berbasis web mail, cenderung menggunakan protokol POP dan IMAP sehingga protokol SMTP hanya difungsikan untuk mengirim dan merelay e-mail ke server tujuan.

Post Office Protocol versi 3 atau POP3 adalah protokol OSI yang bekerja di layer aplikasi dengan default pada port 110. Fungsinya adalah membantu klien untuk mengambil dan membaca isi e-mail dalam server mail secara remote. Saat ini, Anda juga dapat menerapkan mode POP3S yang mendukung sistem secure connection dengan dukungan layanan sertifikat Secure Socket Layer (SSL) pada port 995.

Adapun protokol IMAP atau Internet Message Access Protocol pada dasarnya mempunyai tugas yang sama dengan POP3 sebagai protokol pengaksesan dan pembacaan e-mail dalam server mail secara remote pada sisi klien. IMAP bekerja pada port 143, sedangkan untuk IMAPS dengan mode SSL menggunakan port 993 sebagai basis layanannya.

Tabel 9.1 Perbedaan POP3 dengan IMAP.

POP3

IMAP

Klien harus mengunduh e-mail ketika akan membaca e-mail dalam server.

Tidak perlu mengunduh e-mail.

Secara default, e-mail yang pernah dibaca/diunduh akan dihapus oleh dari server. Kondisi tersebut disesuaikan dengan setingan pada aplikasi mail client. Dampaknya, pengguna tidak bisa lagi mengunduh e-mail tersebut dari komputer lain.

E-mail yang telah dibaca, tidak terhapus dari server dan setiap saat dapat diakses kembali.

E-mail yang ditampilkan diunduh secara menyeluruh seperti header dan konten

Hanya berupa konten saja, sedangkan header dan lainnya ditampilkan jika dibutuhkan saja sehingga lebih cepat dan praktis.

Outgoing e-mail yang telah dibuka oleh klien akan disimpan dalam komputer klien tersebut.

Outgoing e-mail masih tersimpan dalam server.

Pengaturan akses e-mail di sisi komputer klien.

Pengaturan e-mail dilakukan secara realtime di sisi server.

Waktu sinkronisasi server klien lebih lama.

Sinkronisasi mail server dan komputer klien lebih cepat dan otomatis.

Tidak mampu menangani pengguna dalam jumlah banyak.

Lebih fleksibel dan handal dalam menangani pengguna dalam jumlah banyak secara cepat.

No comments:

Post a Comment