Apakah konfigurasi yang telah dikerjakan sebelumnya dengan membangun mail server telah selesai? Tentu saja sudah, karena pada dasarnya Anda sebagai pengguna sudah dapat melakukan pengiriman dan pengaksesan data e-mail pada server. Namun, ada satu hal yang cukup menyulitkan saat kita berinteraksi dengan server, yaitu instruksi yang digunakan masih berbasis perintah tunggal sehingga terkesan sukar. Oleh karena itu, Anda memerlukan tambahan aplikasi klien berbasis webmail seperti Horde, Squirrelmail, Roundcube maupun yang lainnya. Dalam materi ini, akan dibahas tentang roundcube, karena teknik ini tergolong baru dan relatif sulit dibandingkan instalasi webmail dengan Squirrelmail yang sering muncul dan digunakan dalam Soal ujian praktik nasional dan LKS (Lomba Keterampilan Sekolah) Jurusan TKJ. Roundcube memang dari fitur tidak selengkap eluaran Horde, namun dari sisi fasilitas dan tampilan lebih Slegan dibandingkan Squirrelmail dan memiliki kestabilan dan Fecepatan lebih baik dibandingkan Horde.
Untuk memulai instalasi webmail dengan Roundcube, pastikan praktik proyek sebelumnya, yaitu membangun mail server telah berhasil dengan baik. Karena jika gagal, Anda juga tidak dapat melihat hasilnya.
1. Masukkan DVD OS Debian 9.4 kesatu, mount ke dalam sistem, dan pastikan bahwa aplikasi Apache server dan MySQL server telah terinstal dan berjalan dengan baik pada sistem server. Jika belum, instal terlebih dahulu.
root@Linux-Server:~#apt-get install apache2 php mysqlserver
2. Instal paket aplikasi webmail Roundcube.
root@Linux-Server:~#apt-get install roundcube
3. Pilih Yes untuk mengonfigurasi database roundcube pada MySQL.
![]() |
| Gambar 9.18 Config database Roundcube. |
4. Tentukan type database pada pilihan mysql kemudian Ok.
![]() |
| Gambar 9.19 Memilih jenis database server. |
5. Masukkan password mysql, tekan Ok.
6. Pada saat melakukan instalasi untuk pertama kalinya, sistem akan menampilkan error karena ada beberapa paket yang dibutuhkan Roundcube tidak disertakan. Oleh karena itu untuk menginstal paket-paket pendukung Roundcube, jalankan perintah berikut.
root@Linux-Server:~#apt-get install -f
7. Lakukan konfigurasi file config.inc.php pada Roundcube.
root@Linux-Server:~#nano /etc/roundcube/config.inc.php
8. Berikan nilai localhost pada parameter host, smtp server, dan port smtp dengan nilai 25.
![]() |
| Gambar 9.20 config.inc.php. |
9. Keluar dan simpan file config.inc.php.
10. Edit file apache2.conf dengan menambahkan ServerName tkj.net menjadi seperti berikut.
root@Linux-Server:~#nano /etc/apache2/apache2.conf
![]() |
11. Lengkapi baris konfigurasi VirtualHost server tkj.net pada web server dengan mengedit file 000-default.conf.
root@Linux-Server:~# nano /etc/apache2/sites-available/000-default.conf
Edit dan lengkapi pada baris VirtualHost menjadi seperti berikut
![]() |
12. Periksa hasil konfigurasi Apache.
root@Linux-Server:~#apache2ctl configtest
![]() |
| Gambar 9.21 apache2ctl configtest. |
13. Restart service Apache.
root@Linux-Server:~#/etc/init.d/apache2 restart
14. Jalankan aplikasi web browser pada komputer klien, pada URL bar masukkan alamat http://webmail.tkj.net. Jika tidak ada kendala, akan muncul tampilan halaman login webmail Roundcube.
15. Silahkan login dengan memasukkan salah satu username.
Sebagai contoh admin@tkj.net dengan password yang sudah ditentukan sebelumnya saat mengonfigurasi mail server, klik login.
16. Berikut tampilan halaman dashboard user e-mail dengan Roundcube setelah berhasil login.
![]() |
| Gambar 9.22 Dashboard e-mail dengan Roundcube. |
17. Lakukan aktivitas pengiriman e-mail, misalnya ke akun info@tkj.net. Setelah itu, logout dari Roundcube dan /ogin dengan user smkbisa@tkj.net bahwa e-mail yang dikirimkan oleh admin@tkj.net telah sampai. Jika berhasil, pada akun smkbisa@tkj.net terdapat e-mail masuk.






No comments:
Post a Comment