virtutorials.blogspot.com is a blog that contains guides and tutorials about network systems and infrastructure for students written in Indonesian

Saturday, February 6, 2021

Langkah Langkah Instal Web Servis di Debian 10

Apakah web server itu? Web server ialah softare (perangkat lunak) yang akan memberikan kamu tanggapan ketika kamu sedang mencoba untuk mengakses halaman web yang ditujukan ke server tersebut. Tanggapan yang diberikan akan berbentuk halaman website (situs web) berupa dokumen HTML.

Perangkat Lunak Yang Diperlukan Untuk Membangun Web Server

  • apache web server (apache2)
  • php versi 7.3
  • maria-db atau versi mysql

Pada tutorial ini, kamu akan memasang  maria-db, mariadb  adalah versi terbukanya (open_source) mysql. Jadi jika kamu ingin menggunakan mysql saja juga boleh.

Untuk versi Debian dibawa Debian 10, maka harus menggunakan perintah pemasangan php biasa. berikut beberapa perintah untuk pemasangan php versi 7.3.


Memasang/Meng-Install Apache

Berikut perintah untuk menginstal apache2.

apt_install_apache2


Menguji Hasil Pemasangan Web Server Apache

Buka Google Chrome lalu telusuri alamat di bawah ini.


http://localhost atau http://127.0.0.1



Akan muncul halaman default apache, ini artinya kamu sudah berhasil memasang/menginstal apache2 dan apache2 tesebut sudah bisa berjalan dengan baik.

Mengubah DocumentRoot

DocumentRoot adalah tempat file-file web kita tersimpan. Direktory default untuk menempatkan file file web pada apache biasanya berapa di /var/www/html, pada file file web ini tersimpan web yang nantinya akan terbuka secara defaul ketika kamu memanggil halama web tersebut. Lalu bagaimana ketika kamu ingin memindahkan lokasi penyimpanan default tadi?

Pertama-tama kamu harus ubah/edit isi file konfigurasi 000-default.conf dengan perintah berikut ini.

nano_/etc/apache2/sites-available/000-default.conf

 


Cari bagian DocumentRoot dan ubah value sesuai yang anda inginkan.

Sebagai contoh saya akan mengubah dari /var/www/html menjadi /home/eksansilus/web, maka saya harus memastikan direktory tersebut benar dan ada. Jika belum ada, maka saya harus membuatnya terlebihdahulu dengan menggunakan perintah mkdir. Contoh : mkdir /home/eksansilus/web

Gambar 5 DocumentRoot Baru.


Setelah dirubah, simpan dengan cara ctrl + x ketik Y lalu tekan enter untuk keluar dan mulai menyimpan.

Perlu diingat bahwa ketika kamu mengubah suatu konfigurasi pada sistem terutama konfigurasi apache2, bahwasanya konfigurasi yang baru dibuat tersebut belum akan berfungsi sebelum kamu merestart service apache2. Untuk merestartnya gunakan baris perintah di bawah ini.

/etc/init.d/apache2_restart

Jika muncul [ ok ] Restrarting apache2 (via systemctl): apache2.service., itu artinya restartingnya berjalan dengan baik.

Buatlah kode html sederhana dan tempatkan ke dalam folder DocumentRoot kalian tadi dengan perintah berikut.

echo_"<h1>UJI COBA WEB</h1>" >> /home/eksansilus/web/index.html

(Contoh DocumentRoot saya /home/eksansilus/web, lihat Gambar 5)

Sekarang cobalah mengakses url http://localhost dari Google Chrome, dan pastikan tulisan "UJI COBA WEB" muncul di halaman tersebut.

Pemasangan Aplikasi PHP

Perintah untuk memasang PHP yaitu:

apt_install_php7.3

Pada sistem operasi Debian 10 php defaultnya adalah versi 7.3, jika misalnya anda mengguakan Deian yang versinya dibawah 10 silahkan mengganti perintah di atas menjadi apt install php


Kemudian ada satu aplikasi yang perlu kamu pasang juga setelah memasang php, yaitu aplikasi yang bernama libapache2-mod-php7.3. aplikasi ini nantinya akan bertindak sebagai jembatan penghubung antara apache2 dan php. Jika pada saat memasang php, libapache2-mod-php7.3 tidak terlihat pada daftar aplikasi yang akan terinstal terpasang/terinstal secara otomatis, maka kamu harus memasangnya secara manual. Berikut perintah untuk menginstalnya.

apt_install_libapache2-mod-php7.3

Untuk sistem operasi Debian yang versinya dibawah 10, ginakan perintah apt install libapache2-mod-php

Mengecek Apakah PHP sudah Terhubung dengan Apache

Buatlah file php dengan perintah seperti di bawah ini.

echo_"<?php phpinfo(); ?>" >>_/var/www/html/info.php

Jika DocumentRoot kalian sudah diubah, maka gantilah perintah /var/www/html/ dengan DocumentRoot kalian.


 

Buka kembali Google Chrome kalian dan akseslah alamat url berikut:

http://localhost/info.php atau http://127.0.0.1/info.php 


Jika muncul seperti gambar diatas, maka itu artinya php sudah berhasil terhubung dengan Apache2.

Pemasangan Aplikasi Maria-db

Untuk memasang Maria-db, perintahnya seperti di bawah ini

apt install mariadb-server



Konfigurasi Maria-db/Mysql

Pertama taman Jalankan perintah dibawah ini.

mysql_secure_installation

 


setelah mengetik perintah diatas, kalian ikuti langkah langkahnya. Langkah pertama adalah kalian akan diminta mengetikkan password root lama kalian, tinggal enter saja karena baru saja dipasang dan baru pertama kali kalian menjalankannya.


selanjutnya tekan enter untuk melanjutkan, lalu ketik y untuk dan tekan enter lagi


selanjutnya barulah ketikkan password baru yang akan kalian gunakan nantinya. Masukan password yang ingin kalian gunakan, jangan lupa tulislah password kaliandi buku catatan rahasia kalian sebelum mengetikkannya di sini.


Berikutnya akan muncul pertanyaan akan menghapus akun anonymous atau tidak. Saya sarankan supaya dihapus saja, karena ini mengijinkan orang yang tak punya akun di server kalian bisa login.

Untuk menghapusnya tekan y, dilanjutkan dengan tekan enter.

Selanjutnya pertanyaan apakah ingin mematikan akses secara jarak jauh (remote) atau tidak?, saya sarankan jangan dihapus, maka kita saja n lalu enter.


Selanjutnya pertanyaan apakah mau menghapus database yang bernama “test”? database ini hanyalah sekadar demo saja, kalian boleh menghapusnya. Untuk menghapusnya tekan saja n lalu tekan enter.

 

Selanjutnya kamu akan ditanyai apakah kamu akan mereload database_privileges?, tekan y saja dan sistem akan memperbaharui beberapa informasi.


Dan di bawah ini adalah tampilan terakhir ketika kalian selesai melewati langkah langkah konfigurasi Maria-db.


Mengakses Database  Mariadb/Mysql

Gunakan baris perintah di bawah untuk masuk_ke database dengan root_user.

mysql -u root -p


Jika diminta mengetikkan password, maka ketiklah password yang sudah kalian buat tadi.


Ketikkan password kalian lalu tekan enter.


Sampai disini, kita akan sudah dapat mengakses mysql dengan user root. Setelah itu lanjutkan dengan mengetik _"exit"_ kemudian tekan tombol enter pada keyboard atau tekan kombinasi tombol ctrl+d untuk keluar dari tampilan akses mysql.


Menghubungkan PHP dengan Database  Mariadb/ Mysql

Pertama tama harus menginstall php-mysql dulu. perinyahnya seperti berikut

apt install php7.3-mysql

Untuk kalian yang menggnakan Debian dengan versi di bawah Debian 10, gunakan perinyah apt install php-mysql


Setelah instalasi selesai, seharusnya php sudah dapat terkoneksi ke mysql.


Uji Coba PHP terhubung dengan Mariadb/ Mysql

Membuat Pengguna (User)_Baru untuk masuk ke Mariadb/Mysql

Pertama-tama masuklah ke mysql (login) :

mysql -u root -p


Selanjutnta buatlah database baru untuk contoh : 

CREATE_DATABASE tes;

Kemudian buatlah pengguna (user) baru dengan perintah berikut :

CREATE_USER_'NAMA_USER'@'%' IDENTIFIED_BY 'PASSWORD_USER';


Contoh : 

CREATE_USER 'exanufantastic'@'%' IDENTIFIED_BY '123456';



Lalu berilah hak akses database yang tadi kamu buat ke pengguna yang kamu buat di tadi : 

GRANT_ALL PRIVILEGES_ON *.* TO 'NAMA_USER'@'%' WITH GRANT_OPTION;


Contohnya : 

GRANT_ALL PRIVILEGES_ON *.* TO 'exanufantastic'@'%' WITH GRANT_OPTION; 

Untuk keluar tekan kombinasi tombol ctrl+D atau ketik perintah exit lalu tekan tombol enter.

Membuat File test.php Untuk Uji Coba Terhubung Ke database

Buatlah file baru bernama tes.php dan editlah menggunakan editor nano (nano adalah apliakasi text editor yang dapat berjalan di dalam terminal). Perintah untuk membuat file tes.php ialah.

touch /var/www/html/tes.php

Jika DocumentRoot kalian sudah diubah, maka gantilah perintah /var/www/html/ dengan DocumentRoot kalian.


Edit file tes.php dengan perintah di bawah.

nano /var/www/html/tes.php

Jika DocumentRoot kalian sudah diubah, maka gantilah perintah /var/www/html/ dengan DocumentRoot kalian.

Setela file tes.php terbuka di nano, ketiklah baris per baris kode php di bawah ini :

<?php 
if (!mysqli_connect('localhost', 'USER_KALIAN', 'PASSWORD_ANDA', 'mysql')) {
 die('Koneksi gagal: ' . mysqli_connect_error());
}echo 'Instalasi web selesai';
?>

Ganti kata USER_KALIAN dengan user baru yang kalian buat tadi dan ganti juga kata PASSWORD_KALIAN dengan password yang kalian buat tadi di mysql, sebagai contoh tadi saya membuat password “123456" untuk user “exanufantastic”, maka saya akan mengetiknya seperti di bawah ini:

<?php 
if (!mysqli_connect('localhost', 'exanufantastic', '123456', 'mysql')) {
 die('Koneksi gagal: ' . mysqli_connect_error());
}echo 'Instalasi web selesai';
?>

 



Untuk menyimpan file tersebut tekan kombinasi keyboard ctrl + x lalu tekan Y dilanjutkan dengan tekan enter untuk menyimapn dan keluar dari nano.


Cobalah lakukan uji coba dari  sebuah komputer client. Untuk melakukan uji coba caranya adalah dengan mengetikan url berikut :

http://localhost/tes.php atau http://10.0.0.1/tes.php

Hasilnya akan tampak seperti gambar di bawah ini. 


Jika sudah muncul tulisan "Installasi web selesai" di Google Chrome, artinya hasil tes berjalan dengan baik. Dengan demikian maka praktik menginstalasi web servis kalian sudah berhasil.

No comments:

Post a Comment