virtutorials.blogspot.com is a blog that contains guides and tutorials about network systems and infrastructure for students written in Indonesian

Thursday, March 11, 2021

Metode Load Balancing

Ada beberapa jenis mekanisme yang dapat Anda pilih untuk menerapkan teknik load balancing pada MikroTik RouterOS, antara lain sebagai berikut.
1) ECMP (Equal-Cost Multi-Path)
2) PBR (Policy-Based Routing)
3) NTH
4) PCC (Per-Connection Classifier)
5) Bonding
6) Bandwidth Based Load Balancing (MPLS RSVP-TE Tunnels)

Setiap mekanisme teknik pembuatan /oad balancing memiliki karakteristik yang berbeda. Hal tersebut dapat dilihat pada tabel perbandingan karakteristik berdasarkan metode load balancing berikut.

Tabel 4.1 Perbandingan tabel karakteristik berdasarkan metode load balancing.

Bagaimana karakteristik setiap metode dalam pembuatan konfigurasi load balancing tersebut? Berikut adalah konsep kerja masing-masing metode load balancing.

1. Per-Packet Load Balancing

Pada metode ini, router akan mengirimkan dan mendistribusikan paket-paket data dari komputer klien melalui link yang tersedia pada router tanpa memperhatikan kualitasnya. Metode ini juga tidak melihat asal komunikasi data, baik berasal dari sumber pengirim yang sama maupun masih dalam satu sesi komunikasi. Setiap paket data akan dipisahkan berdasarkan urutannya, kemudian didistribusikan pada /inklink router. Akibatnya, sebuah sesi komunikasi yang dibangun oleh klien dengan terminal eksternal dapat melewati lebih dari satu link. Kecenderungan pengiriman paket yang dipecah berdasarkan urutan dan didistribusikan ke setiap link router ini dapat menyebabkan paket data tidak sampai pada tujuan secara bersamaan yang mengakibatkan internet menjadi terasa lambat.
Gambar 4.3 Per-packet load balancing.

2. Per-Connection Load Balancing

Pada jenis metode ini, kekurangan yang muncul dari metode per-packet load balancing diperbaiki. Setiap paket yang sebelumnya telah dipisahkan berdasarkan urutan, oleh router akan diperhatikan asal pengirimnya dan dianalisis urutan paket datanya, yaitu masih merupakan satu sesi kKomunikasi atau tidak. Jika ternyata masih satu sesi komunikasi, akan dilewatkan pada link ISP yang sama. Bagaimana jika dalam satu waktu, sebuah komputer dengan alamat pengirim yang sama sedang mengakses beberapa website? Router akan mengacak pengiriman paket data, yaitu dapat dikirim melewati ISP A atau ISP B dan paket data yang berada dalam satu sesi komunikasi tetap secara utuh dikirim melewati link ISP yang sama.

Gambar 4.4 Per-connection load balancing.

3. Per Address-Pair Load Balancing

Konsep utama dari metode per address-pair load balancing adalah melewatkan paket data yang dikirimkan oleh klien melalui router berdasarkan IP address pengirim bersamaan IP address tujuan. Berbeda dengan dua metode sebelumnya, paket data akan disebarkan melewati link ISP yang sedang aktif. Metode ini akan melihat bahwa sebuah pengirim sedang melakukan akses kepada alamat tujuan yang sama atau tidak. Jika benar, berapa pun jumlah sesi komunikasi yang dijalin, selama data berasal dari IP yang sama dengan tujuan yang sama, akan dikirimkan secara tetap melalui sebuah link ISP. Namun, jika sumber pengirim atau alamat tujuan berbeda, bisa jadi akan dikirimkan melalui link lainnya.

Gambar 4.5 Per address-pair load balancing.

No comments:

Post a Comment